Untuk Apa Kegelapan Ada
Berkendaralah dua jam dari kota mana pun dan alam semesta kembali mengudara.
Sebagian besar manusia yang hidup hari ini belum pernah benar-benar melihat Bimasakti, sesuatu yang akan mencengangkan semua generasi sebelum kita. Sungai bintang itu tidak pergi ke mana-mana; kita saja yang membangun lampu di bawahnya lalu berhenti menengadah.
Foto-foto ini diambil di tempat kegelapan masih bekerja — gurun, punggungan tinggi, garis pantai melewati lampu jalan terakhir. Eksposur cukup panjang untuk mengumpulkan cahaya purba, dengan latar depan yang tetap dipertahankan supaya langit punya saksi.
Sebagai wallpaper, hamparan bintang yang baik melakukan sesuatu yang ganjil: ia membuat layar enam inci terasa bukan seperti dinding, melainkan jendela. Lebih murah daripada teleskop, dan muat di saku.